Friday, October 13, 2017

Lupa Mau Ngapain? Fenomena Ini Disebut Event Boundary

Lupa merupakan hal yang sangat wajar terjadi pada diri manusia, biasanya lupa terjadi karena seseorang sedang terkena stres bahkan terlalu sibuk dan tidak fokus pada apa yang sedang ia kerjakan.

Setiap manusia pastilah pernah mengalami fenomena lupa tersebut, misalnya saat sekolah. lupa membawa buku? lupa mengerjakan PR? lupa lain-lainnya. yaa mungkin itu cuman omong kosong, hal itu menjadi alasan yang ampuh disaat seseorang tidak mengerjakan apa yang diperintahkan oleh gurunya disekolah.

Itulah mungkin malfungsi dari fenomena lupa, lupa menjadi alasan berbagai hal disaat seseorang sedang tidak mengerjakan apa yang serharusnya ia kerjakan. namun hal ini memang wajar, lupa menjadi hal yang biasa dialami oleh setiap manusia yang ada di dunia ini.

Tapi apakah kamu pernah mengalami lupa sekejap?, misalnya secara tidak sengaja kamu membuka kulkas dan disaat itu kamu berpikir " aku mau ngapain ya? ". pernahkah kamu mengalami hal tersebut? atau dalam berbagai kasus lainnya.

Hal itu disebabkan karena kamu sedang bosan, sebuah survey membuktikan bahwa seseorang akan cenderung membuka kulkas tetapi bingung mau melakukan apa.

Dan fenomena lupa tersebut ialah fenomena yang disebut dengan Event Boundary.
Event Boundary adalah sebuah fenomena disaat kamu lupa sekejap terhadap apa yang seharusnya kamu akan lakukan. misalnya disaat kamu memasuki sebuah ruangan dan membuka pintu, disaat itulah kamu berpikir "Gue mau ngapain tadi ya?"

Seorang ilmuwan di Notre Dame bernama Gabriel Radvansky sudah 20 tahun meneliti fenomena ini. Radvansky melakukan beberapa ujicoba untuk mencari jawaban mengapa hal tersebut bisa terjadi. Bagaimana bisa otak kita yang begitu “hebat” bisa lupa terhadap hal kecil seperti itu.

Salah satu eksperimen yang dilakukan adalah Radvansky menyiapkan 3 ruangan di labnya untuk dilewati para peserta dan memberi tahu apa yang harus mereka lakukan di setiap ruangan. Hasilnya setiap kali peserta melewati pintu dan memasuki ruangan selanjutnya, peserta tidak bisa mengingat apa yang harus dilakukan di ruangan tersebut. Hal ini membuktikan, for whatever reason, melewati pintu pada suatu ruangan yang baru membuat orang lupa apa yang harus mereka lakukan disana.


Event Boundary pada dasarnya bagaimana otak kita terikat pada kejadian-kejadian di suatu lingkungan atau tempat kita berada, pada saat kita berpindah ruangan, otak kita membuat “file” dari apa yang kita lakukan ditempat sebelumnya dan menyimpannya di “bank memory“. Disaat kita melewati pintu dan masuk pada ruangan kedua, otak kita otomatis mencari “file” yang tadi sudah disimpan untuk diaplikasikan pada ruangan yang baru ini, dimana “file” ini tidak cocok dengan lingkungan atau tempat baru tersebut. Itu mengapa kita sering lupa apa yang harus dilakukan di ruangan yang baru.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

OFFICIAL WEBSITE TUH